Thursday, 8 November 2012

dari 5 tahun lalu


 well, ini (puisi ceritanya) saya buat karena ada semacam kontes di salah satu radio paling hip di jakarta berinisial t**x (ditengah-tengahnya *ra* hahaa) yang selau saya dengerin waktu jaman jaman saya muda dulu, duluuuu... yah 5 taun lalu itu lah, waktu SMA, tapi sekarang saya juga masih muda kok masih 22 taun, sumpah deh (kalo bener hasil 17+ 5 = 22), bedanya sekarang  udah bukan lagi anak radio :p
ya ya ceritanya kontes itu punya hadiah yang bikin saya lumayan ngiler (jujurnya sih banget), yaitu buku terakhirnya Harry Potter, dan waktu itu bukunya baru banget keluar dan belum ada versi bahasa indonesia, tapi-saya-pengin-banget  ngga peduli ngerti atau ngga bacanya, dan yang bikin saya bangga karena 'sampah' saya yang satu ini (puisi ceritanya) masuk ke 3 besar buat menangin bukunya, walaupun harus kalah sama seorang anak SMA asal jakarta T_T

sebenernya saya juga udah mulai lupa sama ini (puisi ceritanya), dan tiba-tiba inget lagi waktu saya liat video Grow Up With Me (poem- last. fm session) punya si the indescribeable Keaton Henson, dan amaze sama kata kata di puisinya itu, saya jadi inget kalo saya sempet bikin (puisi ceritanya) yang agak agak punya nuansa sentimentil juga (masa?)

bukan dia, bukan mereka, bukan siapa
tapi kita, duduk di bawah bulan
tak dengar apa kata mereka
kadang tertawa, walau ingat segala duka
senang, sedih, salah, dosa telah kita lakukan semua
entah, benci atau cinta yang dirasa
kadang saling memandang, kadang diam
benci atau cinta?
apa yang kita tahu? hanya dua orang penuh dosa dan tak tahu harus berbuat apa
entahlah, bodoh atau tuli kah kita?
walaupun tak tahu apa-apa kita tetap tak dengar mereka
melakukan apa yang kita suka, tak memikirkan apa itu dosa
tidak ada yang berbicara tentang cinta
apa yang kita tahu tentangnya? kita hanyalah dua orang bodoh
semua yang kita lakukan selalu salah di mata mereka
kita hanya melakukan apa yang kita suka
kita, seperti ingin berbicara 'persetan' mereka semua...

bukan dia, bukan mereka, bukan siapa
tapi kita, duduk dibawah bulan
membicarakan rencana dan segala mimpi bodoh kita
di masa depan...

sent: Monday, 23 July 2007, 12:48

No comments:

Post a Comment